RSS

Sebuah dialog imajiner, di pinggiran kota balikpapan, di sebuah malam ramadhan.

15 Jul

Sebuah dialog imajiner, di pinggiran kota balikpapan, di sebuah malam ramadhan.

“Jek, tarawih di mana kita? mesjid xxx?”

“wah, disana 8 tapi imamnya menye2, kemayu, baca suratane suuuuuwi. Daripada kita ibadah tapi hati menggerutu nggak ikhlas??”

“lah, yauwis kalo gitu kita ke mesjid yyyy aja yoh”

“wah, kalo disana 20 tapi ekpress, kayak orang lomba lari. Kurang tuma’ninah. Ibadah begitu mana bisa khusyu’ kita?”

“Walah kang, lha terus piye? apa kita bikin jamaah aja sendiri disini, kita daulat Gus Ilham sebagai imam”

“nhaaa cocok itu jek, yawis yo kita jamaah disini aja”

“ngomong2 gus ilham nanti tarawehnya 8 menye2 apa 20 express,gus?”

“Kita nanti 8 express aja”, kata Gus Ilham.

“%@*/-++#&@7″
*tarawih dg semangat 45 dan hati ikhlas”

***

Balikpapan, 14 Juli 2013. Ramadhan hari ke 5.

 
Leave a comment

Posted by on July 15, 2013 in Catatan Harian

 

Monggo,, silahkan meninggalkan komentar, kritik, saran dan masukan disini, jangan sungkan-sungkan..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s