RSS

Referensi Pendakian: Gunung Sindoro (3.136 mdpl)

04 Jan

Referensi Pendakian: Gunung Sindoro (3.136 mdpl)   

Gunung Sindoro merupakan gunung berapi yang berbentuk kerucut dan bertipe Strato ini terletak di batas Kabupaten Temanggung di sebelah barat dan di sebelah timur kota Wonosobo. Gunung Sindoro merupakan gunung yang mempunyai keindahan yang menarik karena di lereng gunung terdapat kebun-kebun teh. Hamparan perkebunan teh yang mengelilingi menjadikan Gunung Sindoro nampak hijau sepanjang tahun. Bila kita berada di puncak gunung Sindoro (3.136 mdpl), kita bisa lihat pemandangan disekitarnya lebih indah karena kondisi puncak yang terbuka dan sunrise pada pagi hari nampak jelas. Dataran Tinggi Dieng akan terlihat dari kejauhan dan lereng gunung Sumbing nampak jelas konturnya.

Letak gunung Sindoro berdekatan dengan gunung Sumbing, hanya dipisahkan oleh pelana Kledung (1.405 mdpl) yang melintasi jalan raya yang menghubungkan kota Wonosobo dan kota Magelang.

Kawasan hutan gunung Sindoro dikelola oleh PERHUTANI Wonosobo (772 mdpl) dan Temanggung. Hutan disini banyak didominasi oleh tumbuhan Pinus, Akasia, Mentigi. Hewan yang sering kita jumpai disini antara lain kijang dan babi hutan.

Untuk mendaki gunung Sindoro, terdapat dua jalur, lewat Desa Kledung dan lewat Desa Sigedang (Tambi).

Jalur Kledung

Untuk mencapai Desa Kledung, dari arah Magelang naik bis jurusan Wonosobo atau sebaliknya, turun di desa Kledung disebelah Restoran Dieng Pass. Perjalanan dari arah Wonosobo hanya 3 km. Untuk sarana penginapan di Kledung masih belum tersedia, penginapan hanya ada di Wonosobo atau Magelang, tetapi kita bisa menginap di rumah Kepala Desa atau di rumah pak Soewarto.

Di Desa Kledung kita bisa menyaksikan pemandangan yang menarik baik kearah gunung Sindoro maupun kearah gunung Sumbing.

Perjalanan ke puncak dimulai dari jalan dibelakang rumah Kepala Desa. Sekitar ½ jam perjalanan kita akan melewati batas ladang penduduk dengan hutan dan sampai di Watu Gede. Sekitar ½ jam perjalanan lagi kita akan sampai di Situk, disini ada pos pendaki dan kita bisa beristirahat disini. Dari Situk diteruskan lagi, kita akan menemui jalan bercabang, lurus dan kearah kanan. Sebaiknya kita ambil yang lurus karena jalan ini lebih cepat tetapi lebih menanjak, sedangkan jalan yang kekanan lebih landai dan melewati lereng bukit, kedua jalan ini akan bertemu di Pestan dan dapat ditempuh dalam 2 jam dari Situk.

Berjalan sekitar 2-3 jam lagi kita sampai di Batu Tatah, daerahnya agak berbatu. Untuk menuju puncak diperlukan waktu 2 jam lagi, mendekati puncak kita mengambil jalan memutar dari arah kiri ke kanan menuju puncak. Dari desa kledung ke puncak Gunung Sindoro ini membutuhkan waktu 7 jam dan turunnya dibutuhkan waktu 4 jam.

Puncak Gunung Sindoro merupakan dataran seluas 400 x 300 m, yang disebelah timurnya terdapat 2 kawah kembar seluas 210 x 150 m. Sedangkan disebelah barat dan utara terdapat dataran Segoro wedi dan Banjaran serta 2 dataran yang belum bernama, yang merupakan sisa kawah utama dan sekunder.

Menurut tradisi masyarakat di sini setiap tanggal 1 Suro, Tahun Baru pada penanggalan Jawa-Islam, banyak pnduduk yang mendaki Gunung Sindoro, untuk mengadakan selamatan di Puncak.

Jalur Sigedang-Tambi

Jalur Sigedang ini merupakan jalur yang agak sulit karena jalanan sangat menanjak sehingga jarang yang melakukan pendakian lewat jalur ini, tapi jalur ini banyak digunakan sebagai jalur untuk turun karena lebih cepat dan lebih dekat dengan Lembah Dieng.

Untuk mencapai Sigedang, dari arah Wonosobo kita naik bis jurusan Dieng, turun di Rejosari atau Tambi, sekitar 15 km. Selanjutnya perjalanan diteruskan dengan jalan kaki / naik ojek menuju kearah kampung Sigedang sekitar 4 km. Kondisi jalan menuju Sigedang sudah beraspal dan disekitar jalan kita bisa memandang hamparan tanaman teh.

Awal pendakian kita mulai disini. Berjalan melewati jalan berbatu menyusuri kebun-kebun teh selama 2 jam perjalanan akan sampai dibatas perkebunan teh dengan hutan (4 km). Dari sini perjalanan kita teruskan melalui jalanan yang cenderung menanjak selama 3 jam akan sampai di Watu Susu. Watu Susu merupakan daerah yang mempunyai ciri adanya batu yang besar yang terdiri 2 buah. menurut kepercayaan penduduk, batu ini merupakan buah dada dari Gunung Sindoro. Dari Watu Susu ke puncak dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam lagi.

Perjalanan dari Sigedang menuju puncak Gunung Sindoro membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam perjalanan dan turunnya memakan waktu sekitar 4-5 jam perjalanan.

Untuk melakukan pendakian lewat Sigedang harus melapor dulu ke Kepala Desa. Disini kita bisa menginap dirumahnya Pak Amin dan juga sebagai Pemandu Gunung.

* Sumber: Tulisan berdasarkan arsip database gunung-gunung Jawa di komputer posko STAPALA

 
Leave a comment

Posted by on January 4, 2012 in Referensi Pendakian, Wisata

 

Tags: , , , , ,

Monggo,, silahkan meninggalkan komentar, kritik, saran dan masukan disini, jangan sungkan-sungkan..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s