RSS

Untuk sahabat dekat yang sudah di-DO

02 Nov

Agak berat juga rasanya memberi judul tulisan ini demikian. Tapi biar bagaimanapun memang demikianlah adanya. Untuk kali ini bukan cerita pendakian yang ingin saya tuliskan, bukan pula cerita ringan atau catatan kegalauan yang hampir mendominasi isi seluruh “diary onlen” ini. Kali ini saya ingin berbagi kisah pilu, satu fase perjalanan kehidupan yang setiap kali mengingat peristiwa itu membuat hati kami (teman-teman dan sahabatmu, Cep) larut dalam haru.

Bagaimana tidak, kita yang dulu sama-sama berjuang menghindari ancaman drop out dari sekolah tinggi kedinasan instansi yang dulu dipimpin Ibu Sri Mulyani. Kita yang sama-sama berjuang dan belajar bareng demi mengentaskan diri dari predikat mahasiswa dengan IPK dua koma. Kita yang sering berkumpul bareng, sekedar minum kopi dan bermain kartu remi. Bercanda dengan olok-olok ria di jendela belakang kelas kita di lantai tiga yang demikian panasnya, menunggu pak Basmus yang selalu telat tiba. Ya, kami masih jelas mengingat, masa masa itu, sobat..

Kowe kelingan ra, dab??

Gue juga masih menyimpan pesan lu sesat sebelum lu pergi, sengaja gue tuliskan kembali disini, karena “pesan terakhir” lu itu jugalah yang menguatkan kami, yang meyakinkan kami kalo lu tu kuat, yang ngebuat kami “nggak terlalu” mengkhawatirkan ke-DOanmu itu. Wkwkwk, parah.

Fajar ‘Cepi’ Pratama
assalamualaikum..

Buat semuanya, sori banget kemaren gak bisa pamitan langsung. Jujur gue gak berani ketemu kalian semua..
Gue minta maap kalo setaun ini gue punya salah ma kalian..
Thanks berat atas persaudaraan yang kalian beri ma gue. Itu akan jadi lembar istimewa di hidup gue.

——

lembayung sinar sore jingga temani diriku..
kepulan asap sigaret dan pahitnya kopi mencoba tuk mengusir dingin yang menusuk..
ku ambil jalan lain bukan karena letih berjuang..
bukan karena tak mampu lagi mendaki..
ku hanya mengambil jalan memutar saudaraku..
karena di persimpangan sana, kita akan brtemu lagi..

ilalang bergoyang menandakan malam tlah menjelang..
desir gesekan daun, garis bintang di atas sana,dan nyanyian hewan-hewan kecil membuatku terpejam dalam karena menikmatinya..

ku akhiri puisiku..
seorang saudaraku menawariku sigaret berkelobot jagung..

saudaraku..
tunggulah aku..

-27 agts 07-

——–

sebuah puisi yang kutulis saat gue terpisah dan tersesat di Gunung Merbabu di ketinggian 2982.05 mdpl, tepatnya di sektor timur di daerah padang ilang..
Gue akan berusaha di sini. Insya Allah taun depan mo daftar STAN lagi. Doain gue saudara-saudaraku biar gue bisa ketrima STAN lagi.. Amin.
dan buat yang terakhir, ijinin gue meremove diri saya dari foto comment ini..

bila rindu dgn saya ato mo apalah gtu bs lewat wall,status comment,e-mail,sms,ato telp jg bisa..
sumimasen.
adios amigos.
jamata…

wassalamualaikum..

Aku menuliskan kisah ini, ketika kami pada akhirnya telah di wisuda. Lulus dengan predikat IPK yang beranjak satu strip diatas angka dua. Gue, rony, yora, dede, dan yang lainnya.. candra dan rio jangan ditanya, mereka masih berupa orang orang malas dengan otak dewa, haha. Bukan seperti kita yang meski sudah belajar mati-matian tetap saja mendapat nilai C, atau mungkin karena tulisan kita jelek ya? hahaha. Si Budi yang juga terpaksa DO waktu itu sekarang sudah di UI. Si Noto yang mencoba lagi tahun berikutnya alhamdulillah keterima lagi di pajak. Si Yossa sudah mewarisi jiwa bisnis bokapnya. Detha menyeberang haluan ke Analis Efek. Nanda di pertanahan jogja. Dan kami tentu saja berharap kabar terbaik dari lu disana. Sekedar kabar sehat wal afiat dan rokok klobot di mulutmu itu selalu mengepul sudahlah cukup menentramkan bagi kita.

Oke sob, seperti yang lu bilang, kita hanya memilih jalur yang berbeda. Gue lewat selo, lu lewat kinahrejo. Sampe ketemu di pasar bubrah kawan, Insyaallah kita semua akan menapaki puncak beriringan.

Suatu sore di bawah langit bintaro.
02 November 2011

 
Leave a comment

Posted by on November 2, 2011 in Catatan Harian

 

Monggo,, silahkan meninggalkan komentar, kritik, saran dan masukan disini, jangan sungkan-sungkan..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s