RSS

Geblek..!! Outline belum beres malah naik gunung.

14 Jun

Geblek..!! Outline belum beres malah naik gunung.

Pengarahan Outline di Gedung G

Jum’at, 10 Juni 2011. Suatu sore di posko STAPALA

Blip blip blip blip…

One messege received. “JARKOM, Malam ini kita tidak jadi ketemu dosen pembimbing karena beliau ada acara. Bimbingan diganti besok pagi (sabtu) di kampus”. Berita bagus kah? Buruk kah?

Yak, itu adalah setting waktu menjelang keberangkatan kami menuju Gede Pangrango. Malam yang dijadwalkan setelah bimbingan kami akan berangkat dari kampus menuju Cibodas. Namun ternyata bimbingan diundur menjadi hari sabtu. Lalu? Apakah saya akan meninggalkan sesi pertemuan dengan Bapak Dosbim yang super sibuk itu? Artinya tetap nekat berangkat tanpa mempedulikan akibat? Ataukah mengcancel pendakian yang sudah direncanakan meski terkesan mendadak dan tanpa perencanaan yang matang bersama kawan-kawan seangkatan? Hahaha, dasar si teplok lagi kumat, maka tanpa pikir panjang lebih memilihlah saya untuk tetap berangkat.

Ba’da ashar saya dan Melina belanja logistic dan perbekalan pendakian di Harmony Swalayan. Sempet kepergok dan dicurigai oleh salah seorang kawan karena kami belanja berdua, hahaha. Blek blek blek, ambil barang ini itu sesuai yang tertera dalam list belanja, namun banyak juga barang diluar daftar yang masuk kedalam keranjang. Singkat cerita hamper maghrib kami baru selesai belanja. Pulang ke kosan, sholat, mandi dan parahnya sama sekali belum packing perlengkapan.  Entah karena terbiasa packing cepat semasa diklat atau karena memang terburu oleh waktu ternyata packing dan persiapan selesai dalam 15 menit jelang waktu keberangkatan.

Pukul delapan malam.

Tim masih menunggu kepastian si Bowaz (Muhammad Ramdhani) ikut serta dalam pendakian. Sebelumnya ia mengkonfirmasi bahwa kemungkinan ikut masih fifty fifty karena abangnya yang di palmerah sakit keras. Setelah ditunggu lama akhirnya si Bugis yang satu ini bilang nggak jadi ikut. Jaaaambu..!! Jadi hanya berempatlah kami berangkat. Saya, Melina (kucir), Lancip, dan Sundul saja. Karena satu dan lain hal, kami baru berangkat dari posko jam sepuluh malam menuju kampong rambutan. Parrrah..!!

Okkke, sepertinya alur cerita agak berubah. Sebenarnya bukan catper pendakian Gede Pangrango yang ingin saya posting disini. Tapi tak apalah, terlanjur diketik juga. Hahaha..

Kembali pada akar masalah. Jadi tadi kan ceritanya saya nggak ikut bimbingan karena naik gunung. Padahal deadline pengumpulan outline Laporan PKL ditetapkan tanggal 15. Sedangkan kami berangkat tanggal 11, dan pulangnya tanggal 13. So, tinggal tersisa waktu 3 hari untuk menyelesaikan outline dan menyerahkannya ke pihak sekretariat.

Singkat cerita, (untuk kisah dan catatan perjalanan pendakiannya saya tulis kapan-kapan saja ya.. masih punya utang catper perjalanan Semeru juga, hehe). Sepulang dari Gede-Pangrango saya mencoba menghubungi Dosbim. Entah karena kesibukan beliau atau karena belum ridho dengan ketidak hadiran saya pada bimbingan hari sabtu, hingga hari berganti belum ada respon dari beliau. Panik? Iya. Khawatir? Iya. Stress? Iya. Soalnya deadline tinggal satu hari lagi bung…!! Temen-temen yang lain sudah pada acc dan tinggal menyerahkannya ke sekre. Saya hanya bisa menunggu dan terus berdoa agar si bapak bisa dihubungi dan bersedia tatap muka.

Ditengah keputus asaan dan kekhawatiran itu masuklah sebuah SMS. “Mas Aziz, nanti malam harap datang ke rumah saya untuk bimbingan PKL. Trimakasih”. Alhamdulillah… terimakasih Ya Robb, akhirnya Kau bukakan jalan juga untuk kami. Sesuai yang dijanjikan, malamnya saya berkunjung ke kediaman beliau yang ternyata hanya berbatas satu rumah saja dengan kosan saya. Hahahaha.. Ternyata dunia tak seluas daun seledri..!!

Bimbingan berlangsung dengan santai. Beliau tidak mempermasalahkan katidakhadiran saya pada hari sabtu. Beliau bias memaklumi alasan saya yang jujur naik gunung. Ternyata beliau sewaktu penempatan di Kalimantan suka naik gunung juga. Tossss..!! J Dan ternyata beliau juga kawan angkatan salah satu senior kami di STAPALA. Klop dah. Bimbingan berlangsung set set set, kira-kira yang perlu di revisi ini ini ini. Alhamdulillah selama bimbingan dan pengarahan itu saya banyak mendapatkan pencerahan. Tapi ujung-ujungnya saya harus mengganti judul Laporan PKL yang dirasa terlalu panjang dan kurang focus pada suatu permasalahan. Walhasil direvisilah Judul saya yang artinya harus merevisi outline secara keseluruhan juga. Hahahahasyem.

Malam ini sepertinya akan begadang sampai pagi (lagi). Si Bapak meminta hasil revisi untuk dikumpulkan besok pagi, atau mengumpulkannya sendiri ke kantornya di pancoran. Yang benar saja? Dan karena saya sedang setress dengan revisi, bukannya mengerjakan outline malah mengetik tulisan yang gak jelas ini. Dasar sarap..!! tapi inilah factor sebab akibat. Kita harus belajar bertanggung jawab atas keputusan yang kita pilih. So, setelah memposting tulisan ini, kebut outline akan SEGERA dimulai. Deadline pengumpulan besok pagi. Dan waktu akan dimulai dari… SEKARANG..!!! teeeeeeeeeeet……!!!

 
Leave a comment

Posted by on June 14, 2011 in Catatan Harian

 

Tags: , , , , , ,

Monggo,, silahkan meninggalkan komentar, kritik, saran dan masukan disini, jangan sungkan-sungkan..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s