RSS

Category Archives: Referensi Pendakian

Gunung Pangrango

GUNUNG PANGRANGO

Pangrango juga merupakan bagian Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango.

Secara umum kondisi alam dan vegetasinya sama. Namun, padang edelweis di Alun-alun Mandalawangi Gunung Pangrango lebih rimbun dan lebih besar. Kandang Badak merupakan titik pertemuan jalur menuju puncak Gede dan Pangrango. Setelah mendaki sekitar 3-3,5 jam dari Kandang Badak, anda akan tiba di puncak Gunung Pangrango.

Pangrango merupakan gunung kedua tertinggi di Jawa barat setelah Gunung Ciremai. Dari puncaknya anda dapat melihat panorama gigiran kawah Gunung Gede di seberangnya. Bermalam di lembah Alun-alun Mandalawangi yang luasnya sekitar 5 hektare terasa menyejukkan. Terlebih lagi saat edelweis sedang mekar. Jika cuaca cerah, Anda bisa melihat kemegahan Gunung Salak dari kejauhan.

Jalur pendakian BACA SELENGKAPNYA GAN..!!

 
Leave a comment

Posted by on April 20, 2011 in Referensi Pendakian

 

Tags: , ,

Gunung Gede

GUNUNG GEDE

Gede adalah gunung paling ramai dikunjungiuntuk pendakian. Hampir setiap akhir pekan, gunung ini tidak pernah sepi. Bahkan tidak sedikit turis mancanegara datang mendakinya. Gunung api stratovolcano yang masih aktif ini merupakan salah satu gunung yang memunyai keadaan serta kekayaan alam yang unik. Tidak mengherankan jika gunung ini menjadi laboratorium alam yang menarik minat para peneliti. Sungai-sungai berair deras, air terjun, air panas, dan danau merupakan sebagian dari kekayaan kawasan ini. Bahkan saat mendaki  hingga ke puncak, anda akan menjumpai pemandangan luar biasa dan menakjubkan. Dinding-dinding kawah yang megah dan berlapis-lapis mengelilingi kawahnya yang semiaktif memperlihatkan bagaimana BACA SELENGKAPNYA GAN…!!

 
Leave a comment

Posted by on April 20, 2011 in Referensi Pendakian

 

Tags: , ,

Gunung Papandayan

MENATAP PESONA DINDING KAWAH PAPANDAYAN

Papandayan sejak jaman Hindia Belanda telah menjadi tujuan wisata petualangan orang Eropa.

Gunung ini memang menawarkan pesona keindahan yang menakjubkan seperti kawah, padang rumput, dan berbagai pesona alam lainnya. Bahkan kawahnya dapat dilihat dari jarak dekat. Sejak tahun 1800-an Papandayan sudah didaki oleh orang Belanda. Gunung ini semakin terkenal sejak didatangi Junghuhn (alpinis sekaligus ilmuwan terkenal Hindia Belanda) sekitar Juli 1837.

Pascaletusan Nopember 2002, Papandayan semakin menunjukkan pesonanya. Beberapa kawah baru yang muncul, runtuhnya dinding Kawah Nangklak hingga terlihat dindingnya yang kuning keemasan merupakan fenomena alam yang kini dapat disaksikan.

Tanjakan yang cukup terjal serta beberapa kawasan menarik yang akan anda lalui selama pendakian adalah padang edelweis, danau temporer, air sungai, dan hutan yang cukup rimbun di kawasan puncaknya.

Pondok Salada dan Tegal Alun-Alun adalah dua tempat menarik yang ditumbuhi tanaman edelweis. Pada kedua tempat ini biasanya para pendaki berkemah. Satu tempat lagi yang juga bisa dijadikan tempat berkemah adalah Camp David – lokasi yang letaknya di belakang lapangan parkir Taman Wisata Alam (TWA) Papandayan.

Jalur Pendakian

Untuk mendaki Gunung Papandayan, ada 2 jalur, yaitu: Cisurupan Garut, dan Cileuleuy/Sedep-Pengalengan, Bandung. Jalur Cisurupan merupakan jalur paling ramai dilalui. Sedangkan Jalur Cileuleuy, mungkin agak membosankan bagi pendaki, karena lebih banyak melintasi perkebunan. Anda dapat mendakinya sekitar 2 hari dari mulai naik, bermalam hingga turun kembali. Sebelumnya, Anda dapat melapor ke penjaga di areal parkir dengan mengisi data diri, tujuan kegiatan dan foto copy KTP.

sumber: MountanMag

 
2 Comments

Posted by on April 20, 2011 in Referensi Pendakian

 

Tags: , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,975 other followers